Kata Sambutan

 

 

 

Rektor Institut Shanti Bhuana

Marianus Dinata Alnija, S.S., M.Hum.


Saat ini kita berada dalam dunia baru, dunia yang jauh berbeda dibandingkan dengan zaman sebelumnya. Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraan pda tanggal 16 Agustus 2019 mengatakan bahwa "Globalisasi terus mengalami pendalaman yang semakin dipermudah oleh revolusi industri jilid ke 4. Persaingan semakin tajam dan perang dagang semakin memanas. Antarnegara berebut investasi, antar negara berebut teknologi, berebut pasar, dan berebut orang-orang pintar. Antarnegara memperebutkan talenta-talenta hebat yang bisa membawa kemajuan bagi negaranya". Singkatnya dunia membutuhkan generasi yang bisa mengolah otak namun juga berbudi pekerti luhur, artinya tidak hanya pintar atau cerdas, namun juga berkarakter, bermoral tinggi, beriman dan berintegritas.


Penanaman karakter untuk melahirkan insan yang berintegritas tidak dapat dilakukan secara digital, namun melalui pendidikan, bukan sekedar pengajaran, sehingga pengajaran harus berjalan seiring dengan pendidikan. Harus kita sadar bahwa kemajuan teknologi dewasa ini tidak bisa mendidik, hanya bisa mengajar.


Kampus Shanti Bhuana sejak awal pendiriannya telah menekankan pentingnya pendidikan yang integral dan menyeluruh. Mengapa demikian? karena kampus Shanti Bhuana ingin menghasilkan Sumber Daya Manusia unggul , beriman mendalam, bermoral tinggi, berhati Indonesia, dan berideologi Pancasila. Kita kita ingin melahirkan Sumber Daya Manausia unggul yang terus belajar bekerja keras, dan berdedikasi. Tidak boleh menyerah pada kelemahan dan keterbatasan yang ada, tetapi kita harus membalik ketidakmungkinan menjadi peluang, kelemahan menjadi kekuatan dan keunggulan, keterbatasan menjadi keberlimpahan, serta mengubah kesulitan menjadi kemampuan. Lulusan mahasiswa/I Shanti Bhuana harus kompetitif dalam profesional, karakter: beriman mendalam, bermoral tinggi, pekerja keras, jujur, kolaboratif dan berakhlak mulia. Inilah dasar bagi kami untuk terus mengembangkan Program Studi PGSD serta Program Studi lainnya pada masa yang akan datang.


Deum amare et amatum facere



Berdiri di wilayah perbatasan memberikan semangat baru bagi Program Studi PGSD Institut Shanti Bhuana. Dengan berbekal semangat juang yang tinggi serta Budaya Amare menjadikan ciri khusus yang membedakan Prodi PGSD Institut Shanti Bhuana dengan Prodi sejenis di luar Institusi. Semangat juang yang terangkum dalam kepribadian Cinta Tanah Air, Integritas, Profesionalitas serta Budaya Amare sebagai bentuk penanaman karakter memberi warna tersendiri dalam mengembangkan ilmu pendidikan.


Prodi PGSD Insititut Shanti Bhuana berfokus pada terbentuknya calon pendidik yang memenuhi 4 kompetensi guru yakni kompetensi Profesional, Pedagogik, Kepribadian, dan Sosial serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi, dapat diandalkan dan berkarakter Budaya Amare.


Lulusan Prodi PGSD Institut Shanti Bhuana disiapkan untuk mampu menghadapi perkembangan era digital, melalui hal ini lulusan Prodi PGSD didorong mampu menjadi agen-agen pembawa kemajuan di bidang pendidikan baik dalam skala perbatasan maupun nasional.




Kepala Program Studi PGSD

Pebria Dheni Purnasari, S.Pd., M.Pd.